

SUMATRA BARAT — Peristiwa bencana banjir bandang atau galodo di Sumatra Barat masih menyisakan duka mendalam bagi para penyintas termasuk anak-anak. Untuk membantu memulihkan kondisi psikososial mereka, Dompet Dhuafa melalui Cabang Singgalang menghadirkan Taman Ceria sebagai ruang aman dan nyaman pada Selasa (26/11/2025) di kampung Galapuang, Padang Pariaman, Sumatra Barat. Kehadiran taman ini membuat anak-anak perlahan kembali tersenyum, menikmati aktivitas, dan sejenak melupakan trauma bencana.
Di Taman Ceria ini, anak-anak memainkan ular tangga kebencanaan yang diusung oleh Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa. Permainan ini merupakan permainan untuk melatih kreativitas anak dan juga mengenalkan kepada mereka tentang kebencanaan.

Baca juga: Banjir Longsor di Sumatra dan Aceh, Dompet Dhuafa Bangun Pos Respons Bencana di Sejumlah Titik
Kegiatan ini diikuti oleh 30 anak-anak penyintas banjir galodo. Ular tangga dimainkan dengan cara anak-anak bermain langsung dalam petak-petak papan ular tangga. Melalui kegiatan ini, anak-anak sangat antusias mengikuti permainan dan memahami aturan permainan.
“Anak-anak dapat mengenal tentang kebencanaan seperti pengenalan macam-macam bencana dan bagaimana langkah menghadapinya,” ujar Novil Oksan Putra, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa singgalang.


Selain itu, upaya pemulihan pasca bencana banjir bandang di Sumatra Barat terus dilakukan. DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Singgalang kembali menghadirkan dukungan bagi warga terdampak melalui layanan Pos Hangat yang berlokasi di area evakuasi banjir di Kampung Galapuang, Kabupaten Padang Pariaman.
Di pos ini, relawan membagikan bubur kacang hijau kepada penyintas, termasuk para lansia yang telah kembali ke rumah mereka setelah banjir surut. Pembagian bantuan tidak hanya dilakukan di pos pengungsian. Relawan juga menyusuri permukiman dan memberikan asupan hangat dari rumah ke rumah, guna memastikan seluruh lansia mendapatkan nutrisi yang membantu memulihkan kondisi mereka setelah menghadapi bencana.


Baca juga: Duka di Tanah Sumatra: Respons Cepat Dompet Dhuafa untuk Para Penyintas
Hingga laporan terbaru, arus banjir di Kampung Galapuang telah surut. Meski demikian, sejumlah rumah warga masih mengalami kerusakan akibat tingginya debit air yang sempat menerjang kawasan pemukiman.
Mari terus tunjukkan kepedulian dan berpartisipasi dalam proses pemulihan melalui berbagai aksi kebaikan dan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir galodo Sumatra Barat di digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: DD Singgalang, Anndini
Penyunting: Dhika





